Cara Menciptakan Bpjs Untuk Calon Bayi

    Bada penyelenggara jaminan sosial atau lebih kita kenal dengan nama BPJS Kesehatan. Badan aturan ini dibuat untuk menyelenggarakan kegiatan jaminan kesehatan dan semua penduduk Indonesia wajib menjadi anggota BPJS Kesehatan.

Bagi kau yang sebentar lagi menjadi ibu, jangan lupa untuk mendaftarkan calon bayimu dalam kegiatan BPJS Kesehatan. Pelajari syarat dan panduan cara buat BPJS calon bayi di artikel ini.

Selain orang cerdik balig cukup akal dengan usia maksimal 55 tahun, BPJS Kesehatan juga mendapatkan orangtua yang ingin mendaftarkan bayi di dalam kandungan. Dengan mendaftarkan calon bayi sebagai penerima BPJS Kesehatan, para orangtua sudah mengantisipasi risiko finansial yang mungkin muncul dikala bayi harus mendapatkan perawatan pasca-dilahirkan.

Dikarenakan biaya perawatan untuk bayi yang gres dilahirkan cukup mahal. Terlebih jikalau bayi harus mendapatkan perawatan di ruang NICU. Kaprikornus gak ada salahnya jikalau kalian mendaftarkan buah hati anda untuk Mencegah biar kita tetap Tenang dan tidak khawatir.

Bagi kau yang ingin menciptakan BPJS untuk calon bayi, berikut ini persyaratan dan cara yang harus kau ikuti.
Kategori Kepesertaan BPJS Calon Bayi
Perlu diketahui, sebelum mendaftarkan calon bayi, sang ibu harus terlebih dahulu terdaftar dan aktif sebagai penerima BPJS Kesehatan.

Untuk mendaftarkan bayi, anda tidak sanggup memakai jalur online. Kamu harus tiba eksklusif ke cabang BPJS Kesehatan terdekat.

Untuk itu sebelum anda menciptakan BPJS untuk calon bayi, sebaiknya anda pahami terlebih dahulu jenis kategori kepesertaan BPJS yang kau ikuti. Berikut ini 3 Kategori BPJS:

  • Peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran). Iuran penerima jenis ditanggung dan disubsidi oleh pemerintah.
  • Peserta non-PBI/mandiri. Iuran penerima jenis ini dibayarkan sendiri.
  • Perserta Perusahaan/ketenagakerjaan. Iuran penerima jenis ini dibayarkan oleh perusahaan.

Perlu anda ketahui, syarat dan cara buat BPJS calon bayi berbeda untuk masing-masing jenis kepesertaan. Di bawah ini yakni panduan lengkap untuk masing-masing kategori peserta:

Syarat dan Cara Buat BPJS Calon Bayi untuk Peserta Mandiri
Syarat Buat BPJS untuk Calon Bayi Peserta Mandiri

  • Fotokopi kartu keluarga 
  • Fotokopi buku rekening tabungan yang akan dipakai untuk pembayaran
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk ibu dan ayah calon bayi
  • Hasil USG
  • Surat keterangan hamil dari dokter.

Panduan Cara Buat BPJS Calon Bayi Peserta Mandiri

  1. Mendatangi kantor BPJS Kesehatan sesuai dengan domisili KTP,
  2. Mengambil nomor antrean. Selanjutnya, isi form pendaftaran,
  3. Setelah langkah di atas selesai, berikan dokumen yang sudah diisi lengkap kepada petugas,
  4. Jika registrasi selesai, kau akan diberikan nomor virtual account melalui sms,
  5. Kartu BPJS calon bayi akan dicetak dalam bentuk print out sementara dengan nama  “Calon Bayi Ny….”

Dalam Peraturan BPJS penerima berdikari sanggup mendaftarkan bayi dalam kandungan sebagai penerima BPJS selambat-lambatnya 14 hari sebelum dilahirkan atau usia kehamilan 7 sampai 8 bulan.
Hal ini sangat bermanfaat sehingga apabila bayi yang gres lahir membutuhkan perawatan medis maka tetap akan ditanggung BPJS Kesehatan, dengan syarat pihak keluarga telah mengurus registrasi bayi tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Syarat dan Cara Buat BPJS Calon Bayi untuk Peserta PPU
Syarat Buat BPJS Calon Bayi untuk Peserta PPU

  1. Berlaku untuk anak ke 1, ke 2 dan anak ke 3
  2. Waktu registrasi maksimal 3 x 24 jam semenjak bayi dilahirkan
  3. Pendaftaran sanggup dilakukan oleh HRD Perusahaan
  4. Pihak HRD melaporkan ke Kantor BPJS Kesehatan dengan melampirkan dokumen dibawah ini
  5. Fotokopi Kartu JKN-KIS orangtua
  6. Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga
  7. Surat keterangan hamil dari dokter
  8. Sertakan juga dokumen orisinil KTP, Kartu Keluarga dan Kartu JKN-KIS.

Cara Buat BPJS Calon Bayi untuk Peserta PBI

  1. Lampirkan surat keterangan hamil dari dokter atau bidan,
  2. Lampirkan fotokopi Kartu JKN-KIS ayah dan ibu,
  3. Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga ayah dan ibu,
  4. KTP, Kartu Keluarga, dan Kartu JKN-KIS asli.

Demikianlah ulasan wacana syarat dan panduan cara buat BPJS calon bayi. Untuk ketentuan layanan kelas, bayi yang lahir akan terdaftar di kelas yang sama dengan orangtua. Denan begitu, kewajiban pembayaran iuran BPJS juga sesuai dengan kelas layanan tersebut. Sekian artikel ini bagikan, Semoga bermanfaat.